
Kalau kamu belakangan sering lihat teman upload main padel atau squash, kamu nggak sendirian. Dua olahraga raket ini memang lagi naik daun, seru, simpel, dan bisa jadi alternatif buat kamu yang bosan dengan olahraga yang itu-itu saja.
Masalahnya, karena sama-sama pakai raket dan dimainkan di area tertutup, banyak orang mikir dua olahraga ini sama. Padahal… beda banget. Biar kamu nggak salah pilih, yuk bahas perbedaan padel dan squash dengan cara yang santai tapi tetap lengkap.
1. Lapangannya Beda Suasana Banget
Padel biasanya dimainkan outdoor atau semi-outdoor. Lapangannya ada dinding kaca dan jaring, jadi nuansanya mirip tenis versi mini yang lebih “fun” dan sosial. Sementara squash selalu indoor, dan empat sisinya dinding semua. Rasanya lebih intens, kayak lagi duel di ruang terbatas.
Kalau kamu suka suasana terang dan angin sepoi-sepoi, padel bakal terasa lebih nyaman. Tapi kalau kamu suka olahraga yang fokus dan serius, squash mungkin lebih cocok.
2. Padel Berdua, Squash Biasanya Satu Lawan Satu
Di padel, kamu hampir selalu main berpasangan. Jadi vibe-nya lebih teamwork, ngobrol, dan ketawa-ketawa pun masih oke. Squash beda cerita, gaya mainnya 1 lawan 1, ritmenya cepat, dan kamu bakal banyak sprint kecil di ruangan sempit.
Yang satu terasa “nongkrong sambil olahraga”, yang satu lagi “olahraga beneran sampai keringetan banget”.
3. Bentuk Raket dan Bolanya Berbeda
Raket padel bentuknya solid tanpa senar, ada lubang-lubang kecil, dan ringan. Cocok buat pemula karena gampang dikontrol. Raket squash lebih kayak versi kecil dari raket tenis, bersenar, ramping, dan perlu kontrol tangan yang lumayan presisi.
Untuk bolanya, padel pakai bola mirip tenis tapi tekanannya lebih rendah. Sementara squash pakai bola kecil yang pantulannya minim banget, jadi bikin permainan semakin cepat.
4. Gaya Bermain & Ritme Pertandingan
Kalau digambarkan, padel itu smooth. Rally-nya panjang, kamu bisa memanfaatkan pantulan dinding, dan ritmenya nggak secepat squash. Sedangkan squash itu cepat, padat, dan intens. Kamu harus siap lari kanan-kiri, reaksi cepat, dan ngambil bola yang kadang memantul dari arah yang nggak kamu duga.
Buat yang suka keringetan dalam tempo tinggi, squash benar-benar satisfying.
Mana yang Lebih Ramah Pemula?
Jawabannya adalah padel. Belajarnya cepat, tekniknya simpel, dan kamu nggak perlu stamina luar biasa. Bahkan orang yang baru pertama kali pegang raket pun bisa langsung menikmati permainan.
Squash bukan nggak bisa dipelajari, tapi ada fase adaptasi yang lumayan karena ruangnya sempit dan ritme permainan tinggi.
Jadi, Kamu Lebih Tim Padel atau Squash?

Kalau kamu suka olahraga yang seru tapi santai, bisa sambil ketawa, dan teamwork-nya kerasa banget, padel jelas pilihan bagus. Tapi kalau kamu tipe yang senang olahraga intens, cepat, dan bikin puas setelah keringetan, squash nggak akan mengecewakan.
Yang penting, pilih olahraga yang kamu enjoy. Karena kalau kamu suka, kamu bakal konsisten.
Baca juga: Perbedaan Padel dan Tenis yang Bikin Keduanya Unik
Mulai Hidup Lebih Sehat Bareng LeCrea Diet Meal!
Sekarang kamu sudah lebih paham perbedaan padel dan squash, dan mungkin sudah mulai kebayang mana yang lebih “kamu banget”. Tapi ingat, olahraga aja nggak cukup kalau pola makanmu masih asal.
Biar lebih mudah, kamu bisa mulai dari hal kecil: pilih makanan yang nutrisinya seimbang, porsinya pas, dan nggak ribet disiapkan.
Di sinilah LeCrea Diet Meal bisa bantu kamu.
LeCrea Diet Meal dibuat dari bahan segar, porsinya terukur, dan rasanya tetap enak tanpa bikin kamu merasa “lagi diet”. Cocok buat kamu yang aktif, punya banyak kegiatan, atau baru mau mulai rajin olahraga.
Dan yang paling menyenangkan, ada gratis ongkir khusus wilayah Surabaya! Jadi buat kamu yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya, makan sehat tiap hari jadi jauh lebih praktis.
Yuk, coba LeCrea Diet Meal dan mulai rutinitas sehatmu dari sekarang, mulai dari olahraga yang kamu suka, sampai makanan yang bikin badanmu terasa lebih ringan dan bertenaga.



0 Comments