Home / Artikel / Cara Memilih Ubi Ungu yang Bagus agar Rasanya Manis dan Tidak Mengecewakan

Cara Memilih Ubi Ungu yang Bagus agar Rasanya Manis dan Tidak Mengecewakan

by | Jun 30, 2026 | Artikel

Ubi ungu menjadi salah satu bahan makanan yang cukup populer, baik untuk camilan maupun menu sehat. Rasanya yang manis alami dan teksturnya yang lembut membuat ubi ungu sering diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari ubi kukus, puree, kolak, hingga smoothie.

Sayangnya, tidak semua ubi ungu yang dijual di pasar atau supermarket memiliki kualitas yang sama. Ada yang terasa manis dan empuk setelah dimasak, tetapi ada juga yang justru berserat, hambar, atau bahkan mulai membusuk di bagian dalam.

Supaya tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat membeli. Yuk, simak cara memilih ubi ungu yang bagus di artikel ini!

Kenapa Penting Memilih Ubi Ungu yang Berkualitas?

Kualitas ubi ungu sangat memengaruhi hasil masakan.

Ubi yang masih segar biasanya memiliki tekstur lebih padat, rasa yang lebih manis, dan warna ungu yang lebih cerah setelah dimasak. Sebaliknya, ubi yang sudah terlalu lama disimpan berisiko memiliki bagian dalam yang kering, berlubang, atau mulai membusuk.

Karena itu, memilih ubi dengan cermat bisa membantu kamu mendapatkan hasil masakan yang lebih lezat sekaligus mengurangi risiko bahan makanan terbuang.

Cara Memilih Ubi Ungu yang Bagus

Berikut cara memilih ubi ungu yang bagus yang bisa kamu terapkan saat berbelanja.

1. Pilih Kulit yang Mulus

Perhatikan bagian kulit ubi terlebih dahulu.

Pilih ubi yang permukaannya relatif mulus dan tidak memiliki banyak luka, retakan besar, atau bekas benturan. Kulit yang masih utuh biasanya menandakan kondisi ubi masih baik.

Sedikit goresan memang masih wajar, tetapi sebaiknya hindari ubi yang kulitnya rusak parah karena lebih mudah mengalami pembusukan.

2. Teksturnya Terasa Padat

Cobalah memegang ubi sebelum membelinya.

Ubi yang masih segar biasanya terasa padat dan keras saat ditekan. Hindari ubi yang terasa lembek, terlalu ringan, atau memiliki bagian yang lunak karena bisa menjadi tanda kualitasnya sudah menurun.

3. Tidak Berbau Aneh

Ubi ungu segar umumnya tidak memiliki aroma menyengat.

Kalau tercium bau asam, bau fermentasi, atau aroma tidak sedap lainnya, sebaiknya pilih ubi yang lain. Bau tersebut bisa menjadi tanda bahwa ubi sudah mulai rusak.

4. Hindari yang Bertunas

Kalau menemukan ubi yang sudah mengeluarkan tunas, sebaiknya pertimbangkan untuk memilih yang masih segar.

Tunas menandakan ubi sudah disimpan cukup lama sehingga kualitas dan kesegarannya mungkin sudah mulai berkurang.

5. Pilih Ukuran yang Sedang

Banyak orang mengira ubi yang besar pasti lebih enak. Padahal, belum tentu.

Ubi berukuran sedang sering kali memiliki tekstur yang lebih merata saat matang. Selain itu, ukurannya juga lebih mudah diolah menjadi berbagai menu.

6. Perhatikan Kondisi Kulit

Kulit ubi yang terlalu keriput bisa menjadi tanda bahwa kandungan airnya sudah mulai berkurang.

Akibatnya, tekstur ubi setelah dimasak bisa terasa lebih kering. Karena itu, pilih ubi dengan kulit yang masih tampak segar dan tidak terlalu mengerut.

Cara Menyimpan Ubi Ungu agar Tetap Awet

Setelah mendapatkan ubi yang berkualitas, penyimpanannya juga tidak kalah penting.

Simpan ubi di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpannya di tempat yang lembap karena dapat mempercepat pertumbuhan jamur.

Selain itu, sebaiknya jangan langsung mencuci ubi sebelum disimpan. Tanah yang masih menempel justru membantu melindungi permukaan ubi selama penyimpanan. Cuci ubi saat akan diolah agar kualitasnya tetap terjaga.

Ubi Ungu Bisa Diolah Menjadi Berbagai Menu Sehat

Salah satu kelebihan ubi ungu adalah mudah diolah menjadi berbagai hidangan.

Kamu bisa menikmatinya sebagai ubi kukus, dibuat menjadi mashed sweet potato, dicampurkan ke dalam oatmeal, dijadikan smoothie, atau diolah menjadi camilan sehat tanpa banyak tambahan gula.

Agar kebutuhan gizi lebih seimbang, jangan lupa padukan ubi ungu dengan sumber protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, atau tempe, serta lengkapi dengan sayuran.

Dengan begitu, menu yang kamu konsumsi tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga lebih lengkap dari sisi nutrisi.

Baca juga: Begini Cara Merebus Singkong Agar Empuk yang Simpel dan Nggak Ribet

Lengkapi Pola Makan Sehat Bersama LeCrea Diet Meal

Memahami cara memilih ubi ungu yang bagus memang penting agar kamu mendapatkan bahan makanan yang berkualitas. Namun, menjaga pola makan sehat tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan saja.

Tubuh tetap membutuhkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, sayuran, buah, dan lemak sehat dalam porsi yang seimbang setiap hari. Sayangnya, menyiapkan menu seperti ini sering kali menjadi tantangan di tengah kesibukan.

Kalau kamu ingin tetap menjalani pola makan sehat tanpa harus repot memasak setiap hari, LeCrea Diet Meal hadir sebagai solusi healthy catering yang praktis. LeCrea menghadirkan menu sehat dengan bahan-bahan segar, gizi seimbang, dan porsi yang sudah diperhitungkan, sehingga kamu bisa menikmati makanan bergizi tanpa harus menghitung kalori sendiri.

Khusus untuk kamu yang berada di Surabaya, LeCrea Diet Meal juga menyediakan layanan gratis ongkir di area tertentu. Jadi, kamu bisa menikmati layanan healthy catering yang praktis dan tetap menjaga pola makan sehat meski memiliki jadwal yang padat.

Yuk, mulai hidup lebih sehat dari sekarang. Pesan LeCrea Diet Meal sekarang dan nikmati menu bergizi yang praktis, lezat, serta siap menemani aktivitasmu setiap hari.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Bagaimana cara memilih ubi ungu yang bagus?

Pilih ubi yang kulitnya mulus, teksturnya padat, tidak berbau, tidak bertunas, dan tidak memiliki bagian yang lembek atau rusak.

2. Kenapa ubi ungu terasa hambar setelah dimasak?

Salah satu penyebabnya adalah kualitas ubi yang kurang baik atau sudah terlalu lama disimpan sehingga rasa manis alaminya berkurang.

3. Apakah ubi ungu perlu disimpan di kulkas?

Tidak harus. Ubi ungu lebih baik disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari tempat yang terlalu lembap.

4. Apakah ubi ungu cocok untuk menu makan sehat?

Ya. Ubi ungu dapat menjadi salah satu sumber karbohidrat yang bisa dipadukan dengan protein, sayuran, dan buah untuk membentuk pola makan yang lebih seimbang.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga :

Popular Post